Kisah Gladis wanita SPG

Cerita ini berawal dari keisengan para om-om kesepian. Pada suatu hari , om-om tersebut yang terdiri dari Anto, Pandu dan Cucu keluar untuk pergi ke suatu mall dimana mereka akan melihat pameran motor-motor racing. Mereke bertiga adalah teman yang sudah akrab karena pekerjaan mereka yang sama. Tapi ketiganya belum ada yang mempunyai seorang istri. Jadi mereka masih menikmati hidup ini, kebanyakan mereka pergi ke tempat dugem dan sebagainya untuk mengungkapkan nafsu birahinya. Sekitar pukul 11.30 mereka bertiga masuk ke dalam mobil Anto untuk pergi ke mall dengan tujuan refreshing.

Tidak lama kemudian mereka tiba di salah satu mall di kota B, karena jarak dari rumah ke mallnya tidak begitu jauh. Setelah sampai mereka memakirkan mobilnya di basement. Akhirnya mereka masuk ke dalam mall tersebut. Setelah sekitar 2 jam mereka berada dalam mall itu, 1jam mereka gunakan untuk bermain billiard. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Saat dalam perjalanan menuju basement, kebetulan mereka lewat parkiran belakang yang sedang terdapat sebuah pameran motor-motor racing. Anto lebih dahulu mendekati pameran tersebut, karena Anto memang pecinta motor, apalagai motor-motor yang mempunyai cc besar. Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk melihat-lihat dulu sejenak pada pameran tersebut.

Tak disangka, pada pameran itu terdapat beberapa Sales Promotion Girls yang mempunyai body dan wajah sempurna, bayangkan saja anda sedang melihat sekumpulan wanita yang memakai rok mini sangat pendek dan baju ketat dan pendek sehingga terlihat pusarnya. Tidak kalah wajahnya yang seperti bidadari itu.

Tak lama kemudian Anto melihat dengan serius kepada motor (sensor) yang sangat menarik perhatiannya itu, karena motor itu memang terlihat sangat kekar dan bertenaga. Disusul Pandu dan Cucu, dating seorang SPG tersebut kearah mereka. Tanpa sadar Anto sudah mengobrol dengan SPG tersebut, sekalian promosi motor tersebut. Karena Anto memang orang yang mempunyai uang, maka Pandu dan Cucu membiarkannya mereka berdua asik mengobrol tentang spesifikasi motor tersebut.

Karena memang Anto sedang ingin memiliki motor-motor balap. Setelah kurang lebih ½ jam. Anto memutuskan untuk pulang. Anto pun mengajak Pandu dan Cucu yang sedang asyik melihat-lihat motor lain agar segera pulang. Setelah memasuki mobil, Pandu bertanya kepada Anto, “To, loe emang mau beli tuh motor??”.”hmm.. kayanya sih iya… soalnya tuh motor sempurna banget sih bagi gw…”, jawab Anto dengan cepat. “Asik dongg… kita bias nyoba motor baru!!”, ujar Cucu dengan dinginnya. “Trus.. gimana To, kapan elo bawa pulang tuh motor??”, balas Pandu. “katanya sih SPG nya mau dateng ke rumah, sorean nanti.. mw ngasih spesifikasi motor sama harganya yang jelas…”, balas Anto lagi.

Kebetulan Pandu dan Cucu memang tinggal bersamaan di rumah Anto, karena Anto orang tajir. Tak lama kemudian mereka bertiga sampai dirumah. Dan beristirahat sejenak. Saat malam hari tiba, mereka bertiga sedang asyik nonton acara lawak kesayangan mereka. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu depan rumah. Rumah mereka memang jarang ditutup pagarnya sebelum jam 9. Kemudian Anto dengan sigap menuju pintu. Setelah dibukakannya pintu tersebut, terlihat seorang SPG yang tadi melayani Anto di pameran tersebut.

Kemudian Anto mempersilahkan SPG tersebut masuk ke dalam. Pakainnya masih sama seperti tadi siang, hanya saja ia memakai jaket sekarang. Cucu dan Pandu ikut duduk di ruang tamu tersebut, karena mereka juga ingin tahu tentang motor itu. Setelah mereka berempat duduk, lalu SPG itu memperkenalkan dirinya, ia bernama Gladis. Mereka bertiga tampaknya sudah sedikit terangkat nafsu birahinya melihat Gladis itu. Lalu mereka bertiga bersalaman dengan Gladis. Mereka pun merasakan lembutnya tangan seorang SPG sexy berwajah cantik itu. Tak lama, Gladis mengeluarkan beberapa map dari tasnya.

Ternyata map itu berisikan spesifikasi motor dan harganya. Setelah sekian lama mereka bertanya-tanya dan akhirnya Anto masih berfikir untuk membelinya atau tidak, Cucu sudah tampak bergairah daritadi melihat paha Gladis yang terlihat dengan jelasnya oleh dia. Karena mereka bertiga memang om-om yang suka memainkan cewek, Cucu dengan dinginnya berkata, “emmm… Gladis.. kalau sudah jadi beli motornya, saya boleh ngga minta no hp Gladis??”. Sedikit kaget, Gladis menjawab “bbuat apa yah?”. Dengan cepatnya Pandu ikut menjawab, “yahh .. hanya pengen ngobrol-ngobrol aja koq nanti…. Boleh ya??”.

Kisah Gladis wanita SPG

Tanpa dijawab, Gladis tiba-tiba ingin buang air kecil. “Maaf, boleh saya pinjam wcnya sebentar??”. Anto pun menjawab, “ ohhh… boleh-boleh.. silahkan,, mari saya tunjuki..”. Tanpa berlama-lama Gladis segera membuka jaketnya karena mungkin sedikit mengganggu. Pada saat itu terlihat jelas body sexynya Gladis. Mereka bertiga seperti tak percaya dirumah mereka terdapat sesosok bidadari cantik dan sexy. Kemudian Anto menunjuki dimana wc berada. Masuklah Gladis kedalam wc. Tak jauh dari wc, mereka bertiga sudah mencapai nafsu birahi mereka.

Tak lama kemudian ada usul dari Pandu untuk bias memainkan tubuh Gladis tersebut. Mereka pun setuju, karena mereka sudah tidak tahan lagi, Anto yang tadinya serius terhadap motor yang mau dibelinya, sekarang buyar melihat Gladis yang dengan beruntungnya sedang ada dirumah mereka. Mereka bertiga berinisiatif ingin menyiksa Gladis terlebih dahulu, karena mereka lebih suka melihat wanita sexy dimainkan dulu. Tak lama pintu wc bunyi dan terbuka, keluarlah Gladis dari wc tersebut. Dan Pandu sudah mencegat Gladis di depan pintu, sementara Anto dan Cucu menyiapkan kamar untuk mempermainkan SPG itu. Sementara Gladis sedikit kaget melihat Pandu berada persis di depannya.

Kemudian Pandu memulai aksinya, “Gladis.. dipanggil Anto tuh dikamar.. katanya dia mau nanya tentang harganya.”,ujar Pandu. “ohh.. dimana?”balas Gladis. “Masuk saja ke pintu itu, itu kamarnya Anto…”, balas Pandu lagi. “ohh.. terima kasih..”. Kemudian Gladis masuk ke kamar Anto, yang terlihat Anto sedang duduk di pinggir kasur dengan memegang kertas harga motor tersebut, sementara Cucu sedang duduk di kursi dan Pandu berada di belakang Gladis ikut masuk ke kamar Anto. Saat itu, aksi mereka akan segera dimulai.

Berawal dari Anto yang menyuruh Gladis duduk tepat di sebelahnya. Setelah itu, Anto langsung mengelus-elus rambut Gladis. Dengan kagetnya Gladis berkata “apaan sih??”, sebut Gladis sambil menolak tangan Anto untuk mengelus rambutnya. Tanpa kompromi Anto terus berusaha mengelus rambutnya. Dan tanpa sadar pintu kamar sudah tertutup rapat oleh Pandu. Gladis pun sedikit kesal dan gelisah, apakah yang akan dilakukan mereka bertiga terhadapku didalam kamar tertutup seperti ini. Lalu Gladis mengucapkan beberapa kata dari mulutnya, “apa apaan sih ini?? Tolong jangan pegang-pegang deh !!”.

“Sombong banget sihh disss…”, balas Anto.
“ok.ok kalian maunya apa sih??”, balas Gladis dengan kesal.
“yaa cukup dengan bermain-main dengan kami mala mini kokk…”, ujar Cucu yang daritadi duduk diam.
“apaan sih kalian ini?? Emangnya aku cewek nakal ?!!!”, balas Gladis dengan tegas.
“belagu banget sih baru jadi SPG doing!!”, cetus Pandu yang sudah mulai bernafsu memainkan Gladis.
Tak lama kemudian Anto segera memegang kedua tangan Gladis dan Cucu pun ikut beraksi dengan mengikat tangannya dengan tali yang sudah disiapkannya dari tadi.

Tak lupa Pandu membungkan mulut Gladis dengan kedua tangannya. Gladis pun memeberontak, tapi tidak kuat menahan kekuatan mereka bertiga. Tangannya berusaha melepaskan diri dan berusaha teriak walaupun dibungkam tangan Pandu. Tak lama kemudian, Gladis sudah mulai lelah dan akhirnya ia sedikit pasrah apa yang akan dilakukan mereka bertiga. Lalu dengan perlahan Anto membuka dengan paksa baju Gladis yang hanya menutupi sebagian tubuhnya.

Dan Cucu dengan cepat dan mahirnya membuka resleting rok mini milik Gladis. Karena Pandu ingin ikut merasakan nikmatnya tubuh Gladis, ia melepas tangannya dan ikut meremas-remas payudara Gladis yang hanya tertutup oleh BH warna hitam. “ashhh.. ahhh…”, hanya itu kalimat yang keluar dari mulut SPG itu. Cucu ikut meraba-raba dengan kasar selangkangan Gladis. Dan Anto mulai mengambil karet gelang untuk mempermainkan Gladis. Setelah sekian lama Pandu meremas-remas payudara Gladis, Pandu membuka BH yang masih menutupinya, begitupun dengan Cucu yang ikut melorotkan celana dalamnya itu. Sekarang terlihat jelas indahnya tubuh Gladis tanpa sehelai benang pun di tubuhnya.

Lalu mereka menelentangkan Gladis di kasur yang lumayan besar, dan mengikat kedua tangannya di ujung-ujung kasur. “tolong jangan perkosa aku…” ujar Gladis dengan sedihnya. Tapi itu tidak membuat mereka diam. Akhirnya Anto memulai aksinya untuk sedikit menyiksa Gladis. Dan Anto pun mengambil karet gelang yang sudah dipersiapkannya tadi. Sementara Pandu memegan kedua kaki Gladis karena supaya tidak terlalu banyak gerak. Anto pun memulai penyiksaan itu, karet itu ditariknya dengan kuat dan dilepaskannya tepat di bagian payudara Gladis. “ahhhhhhhhhhh….”, teriak Gladis dengan rasa sakitnya di bagian payudaranya. “enak kan??” balas Anto.

Anto pun tidak kasian melihat Gladis berteriak seperti itu, malah ia tambah bersemangat untuk sedikit menyiksa Gladis. Lalu diambil lagi karetnya yang jatuh di kasur. Dan sekarang ia tepat mengenainya di bagian puting. “ampunnnn…”, hanya itu yang bias diucapkan Gladis.

Setelah beberapa kali Anto menarik karetnya, sekarang Anto memakai cara lain. Karet Gelang itu pun dilingkarkan di bagian payudara Gladis. Kemudian karet itu pun ditarik hingga lebar, sehingga mengelilingi payudaranya. Dan tak lama… Tasssss!!!. Karet itu loncat dari payudara Gladis. Dan Gladis merintih kesakitan. “Enak kan sayangggg…”, ujar Anto dengan senangnya. “ampun massss… Jangan lakukan ituu”, balas Gladis sambil menahan rasa sakit yang tersisa di payudaranya.

“ok, kita ganti cara lain!!”, kata Anto yang belum cukup senang melihat rintihan Gladis.

Kemudian Gladis sedikit menarik nafas, dan mengira bahwa penyiksaan itu pun akan segera selesai. Tetapi nyatanya tidak. Anto pun ganti dengan cara lain. Kali ini ia menjilati payudara Gladis dengan lahapnya. Lalu mulailah penyiksaan itu. Anto dengan cepatnya menggigit bagian puttingnya. Gladis pun mengerang kesakitan. Cucu pun tak ikut diam , karena melihat payudara bagian kanan Gladis masih bebas. Cucu pun menggigit putting Gladis itu dengan cepatnya. Tubuh Gladis terlihat liar karena berusaha menahan rasa sakitnya itu. Setelah itu, Anto belum juga selesai terhadap penyiksaan Gladis. Ia sekarang mengambil sebuah aqua botol, dan segera membuka tutupnya.

Kemudian ia banjur kebagian payudara Gladis. Lalu remas-remas payudara Gladis dengan kencangnya. “Ampunnn…. Jangan…”, teriak Gladis. Kemudian Anto mengambil sebuah lilin yang tak jauh dari kasur. Gladis sudah sangat pasrah diperlakukan oleh mereka bertiga. Tak lama Cucu membantu Anto menyalakan lilin tersebut dengan korek gas miliknya.

Dan penyiksaan terulang kembali, Anto dengan mahirnya memegang lilin yang masih menyala itu. Dan ia sedikit memiringkan lilin itu, lalu lilin tersbut menjatuhkan bagian lelehnya di bagian payudara Gladis. “ashhhhhhhhhhh…..”, teriak Gladis kesakitan ketika lilin cair panas itu menempel di payudaranya. Sekarang Anto tepat menjatuhkan lilin cair itu di bagian putingnya. Cessss……. Jatuhlah cairan lilin panas itu, Gladis sudah semakin pasrah.

Setelah beberapa menit terjadi penyiksaan itu, kini Anto, Cucu dan Pandu memutuskan untuk menikmati tubuhnya. Dan mereka bertiga melepaskan bajunya masing-masing. Kini bukan hanya Gladis saja yang telanjang bulat. Tetapi juga Anto, Cucu dan Pandu.
Lalu Anto dengan cepatnya memasukkan penisnya ke liang vagina Gladis, walaupun sempit tetapi Anto memaksanya dengan bringas.

“AHhh…. Ahhh….”, teriak Gladis yang vaginanya baru saja ditembus oleh Penis Anto.
Dengan gentian mereka bertiga melakukan gerakan itu.
“Enak kann sayang??”, ujar Pandu.
“Jawab!!!!”, teriak Cucu sambil mnarik rambutnya.

“ahhh….iyaa enakk!!”, balas Gladis dengan terpaksa, walaupun Gladis sudah menemukan kenikmatan itu.

Setelah sekian lama mereka menggenjot vagina Gladis, mereka sekarang ganti posisi. Mereka mencoba memasukkan penisnya itu ke lubang anus Gladis. Terlihat masih sempit, tapi Pandu sedikit memulainya dengan jarinya, agar lubangnya sedikit membesar. Akhirnya Penis Cucu masuk, dan menggenjotnya langsung dengan cepat. Sementara Anto kini menggejot dari depan, dan Pandu yang tidak mau kalah memaksa Gladis merasakan Penisnya itu berada dalam mulutnya. Karena terbungkam, suaranya hanya terdengar sekali-kali saja. Akhirnya Cucu mau mengeluarkan cairan spermanya.

“Keluarin di dalem aja yah yang!!”, ujar Cucu sambil menepuk-nepuk bagian pantatnya.
Karena tidak bias bicara, Gladis hanya diam saja dan Crottt…. Cairan sperma Cucu keluar di dalam. Terasa oleh Gladis cairan hangat masuk dalam lubang anusnya. Tak lama kemudian, Anton menyusul dengan mengeluarkan cairan spermanya di bagian payudara Gladis. Akhirnya Pandu ikut mengeluarkan cairannya, tetapi Pandu kali ini mengeluarkan cairannya di wajah Gladis. Setelah itu, mereka semua terbaring di kasur dengan lemas. Sambil tetap meremas-remas tubuh Gladis. Dan akhirnya mereka tertidur untuk sejenak.

Tepat jam 09.00 Cucu terbangun dan masih melihat kedaan tidur yang sama seperti tadi malam. Dan Anto, Pandu dan Gladis masih tertidur pulas. Cucu pun masih ingin menyetubuhi Gladis. Akhirnya mereka semua terbangun. Dan kembali menyetubuhi Gladis sampai beberapa kali orgasme. Dan akhirnya mereka mengancam Gladis untuk tidak memberitahukan tentang pemerkosaannya kepada siapa-siapa karena Gladis diancam akan diberhentikan dari pekerjaanya yang dimana Anto akan menyebutkan bahwa Gladis tidak baik pada saat memberi spesifikasi dan harga motor tersebut. Dan tetap Anto membeli motornya itu.

Pengirim:
ciecie
ciecie@yahoo.com

16 Responses to “Kisah Gladis wanita SPG”

  1. waduh..
    kasian tuh cwe’y. .
    klo mw di entot,,yg lembut dong. .
    biar c’gladis ngrasain nikmatnya jg. .

    bwt gladis..
    gw siap mmberikan lo knikmatan yg trindah. .

  2. gila benar, perlakuan cewe dengan baik dan sopan, kalau mau ngewe ya baik-baik aja, aku aja pemuas nafsu wanita, aku puasin cewe yang mau ngewe denganKu sampai puas dan mencapai klimaks berkali-kali, bagi cewe yang mau ngewe email ke aku atau YM an di tanbengkiong89@yahoo.com , dijamin puas dan mencapai klimaks berkali-kali. OK! kutunggu ya , bye…bye…

  3. gila ni cerita asli ato palsu….
    tuh cewe virgin ato kagak sebelum ml,kl gk srch cw nya sma aja tuh,cewe tuh ada buka buat pelampiasan nafsu doank,itu yang penting

  4. zzzz kejam

  5. wah bikin saya birahi bagi yang berninat hub aku jangan email aku males balasnya kelamaan
    langsung aja call me 081329697666
    aku tunggu n dijamin kamu puas

  6. ayo ngentot rame2 bambangud @yahoo.co.id

  7. buat tante DEWI LIANAWATI di Kudus meski kau sudh unur tapi masih terlihat cantik langsing dan sexy bahkan semakin matang dan menggoda saja membuatku ingin menelanjangimu dan menikmati tubuh seta memperkosa tempik cinamu itu sampai tante menjerit keenakan

  8. 085692064615 angka yang dicari bagi para wanita hyper yang mencari kehangatan dari seorang pria you can call me a nigth. i am a man

  9. Buat cewek yg kerja apa aja kudu hati dlm berpakaian karna pakaian dapat buat orang berbuat yg tdk2,makanya pake jiblab.

  10. wah keren nih….

    tp pake lilin apa kgk terlalu kejem tuh??

    bused dagh….

    mending ma gw plgn gw gigit pake lidah ama bibir duank~

    hihihihihiihihih

  11. Orang gila emang, kalau gw tau orangnya habiz ma gw, kasian gladys…

  12. setuju dengan arya, buat cewek2 jangan ngundang para cowok untuk horny, mending pakek jilbab deh. biar lebih aman… okey….?!

  13. ah parah…

    udah 3-an masih aja nyiksa…

    zzzzzzzzz

  14. emang kagak ada cerita yang lebih sadis? mozilla kek, kagak ada romantisnya ni HP aq miss spg 081265894657

  15. ada yg mw ma gw……..

    call z………

    085711197123

  16. ada cerita yang lebih seru dari yg ini. judulnnya pengkhianatan G-30S PKI

Leave a Reply