Pengalaman Bercinta dengan Tentara
Aku selalu bersyukur telah berkesempatan bekerja di Timor Leste. Selain aku mendapat gaji besar dengan skala badan PBB untuk Timor Leste [karena Timor Leste tergolong negara kacau,terpencil dan terkebelakang],aku juga jadi fasih bertutur dalam bahasa Indonesia dan berkesempatan menikmati laki -laki penduduk asli asal Kepulauan Pasifik yang jadi Tentara Australia dan bertugas di Timor Leste.
Kepulauan Pasifik dan budayanya dibagi atas gugus Melanesia, Polynesia, dan Micronesia.Dalam gugus itu dimasukkan pula Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.Di samping itu penduduk asli Australia [orang Abrogin] dan penduduk asli New Zealand [orang Maori] juga masuk dalam kelompok penduduk [asli]pulau-pulau Pasifik atau Kepulauan Pasifik.
Ada beberapa negara di Kepulauan Pasifik, selain Australia, New Zealand, dan Papua Nugini. Antara lain adalah : Fiji, Vanuatu [dulu New Hebridies], Solomon Islands, Tonga, Tuvalu, Nauru, Kiribati, Niuae, Palau, Marshall Islands, Western Samoa.
Meski aku punya dwi-kewarganegaraan [bi-citizen- ship] Amerika dan Australia, tetapi aku harus secara obyektif mengatakan bahwa Australia[dalam hal ini Pemerintah Federal/"Commonwealth" maupun Pemerintah Negara Bagian/"State"] umumnya masih bersikap rasialis - terutama terhadap orang non-kulit-putih].Hal ini tentu tidak dapat lepas dari sejarah Australia yang pada awalnya menerapkan “White Policy”, artinya hanya orang-kulit putih yang boleh berimigrasi ke Australia. Meski resmi-nya kebijakan itu sudah tidak berlaku tapi pada kenyataannya diskriminasi rasial itu masih secara luas dipraktekkan di Australia.
Pemerintah Australia membagi penduduknya atas Golongan Kulit Putih,Golongan Asia[Cina, Jepang, Korea, Vietnam, Melayu, India,dan Arab],Golongan Aborigin, Penduduk Selat Torres [Torres Strait Islanders] dan Golongan Stateless.Dalam Golongan Stateless ini termasuk penduduk asli Kepulauan Pasifik yang diculik orang kulit-putih Australia dan diangkut paksa ke Australia Utara diapaksa jadi budak di Perkebunan Tebu,di Australia Utara. Meskipun demikian pada waktu cerita ini ditulis, Tentara Australia sudah bersedia menerima orang non-kulit putih untuk bergabung,termasuk penduduk asli Kepulauan Pasifik yang sudah menjadi Warga Negara Australia.
Lelaki penduduk asli Kepulauan Pasifik banyak yang tampan, jantan, dan menawan. Umumnya mereka berkulit coklat atau coklat kehitaman. Tubuhnya cenderung kekar-berotot,ukuran kontolnya besar, jembut dan bulu-ketek mereka lebat.Penduduk asli Kepulauan Pasifik rata-rata mempraktekkan tradisi sunat pada kaum laki-lakinya.
Tak heran jika Joop Ave mantan Menteri Pariwisata Indonesia [seorang homosex berat] pernah jatuh hati alias “kesengsem” pada seorang pemuda Samoa, pelayan hotel di New Zealand.
Melihat ketampanan dan kejantanan pemuda Samoa itu Pak Menteri jadi tidak tahan [mana tahaan?], lalu melakukan “sexual harassment” atau tepatnya “homosexual advancement”.Akibatnya pelayan hotel itu mengadukan Pak Menteri kepada Manager Hotel. Pak Menteri diancam Manager Hotel akan diadukan ke polisi.Peristiwa itu terjadi pada malam hari.
Terpaksalah esok paginya Pak Menteri cepat-cepat kabur pulang ke negerinya naik pesawat pribadi yang khusus dikirim dari Jakarta.Di Jakarta, Pak Menteri mengadakan konperensi pers.Beliau memberi -kan klarifikasi dan minta maaf pada pemuda itu. Katanya,mungkin waktu pemuda itu diajak ngobrol, tanpa sengaja tersenggol lututnya [atau kontol-nya?].
BERJUMPA WARNER
Waktu aku bertugas di Dili,Timor Leste,aku merasa amat bete [bosan, boring]. Maklumlah Dili tidak punya apapun juga yang menarik selain konflik dan kekacauannya saja!Satu-satunya refreshing adalah mengunjungi cafe atau club. Pengunjung cafe dan club ini umumnya orang asing dan tentara asing [yang masuk ke Timor Leste dengan bendera PBB].
Dalam salah satu pengembaraanku di cafe dan club sialan di Dili yang kumuh itulah aku berjumpa dan berkenalan dengan Warner.Aku sudah melihat Warner duluan dari jauh dan aku sudah terpikat. Karena itu aku sudah bertekad dan memasang niat bahwa cowok-tampan itu harus jadi “punyaku”!
Tentu saja, ketika itu aku belum tahu namanya. Tetapi aku sudah tahu bahwa dia adalah anggota Tentara Australia. Dari kulitnya yang coklat dan bentuk wajahnya,aku tahu bahwa dia pasti penduduk asli Pasifik.Mungkin orang Maori atau orang Samoa atau suku-bangsa lain - aku tak peduli!
Aku kemudian mendekat [merapat] untuk berkenalan. Wajahku yang bernuansa bule,memudahkan aku melaku -kan manuver termasuk untuk mengajak seorang cowok[atau cewek] untuk mau berkenalan.Di situlah aku tahu bahwa namanya Warner.Seperti nama suatu perusahaan film Amerika yang terkenal “Warner Bros”. Orang-orang asli Kepulauan Pasifik lazim menggunakan nama Eropa - Kristen, walaupun biasa-nya masih mempunyai nama keluarga yang bunyinya lokal.Sebagai contoh adalah salah seorang Perdana Menteri Papua Nugini bernama “Michael Somare”.
Warner menyebut dirinya “Australian” dan aksen bahasa Inggrisnya memang sangat kental Australia. Dia memang lahir dan besar di Australia.Waktu aku katakan bahwa aku juga Warga Negara Australia, maka interaksi kami pun makin intim dan hangat!
Berada di samping Warner yang besar, tampan, dan atletis-berotot sungguh membuat kontolku ngaceng, jantungku berdebar-debar keras,dan darahku seakan -akan berdesir-desir! Lengannya besar dan kekar, dadanya menonjol ke depan,perutnya rata bagaikan perut seorang pendayung-perahu.Penampilan dirinya membangkitkan harapan agar kontolnya berukuran besar dan jembut dan bulu-keteknya tumbuh lebat!
Lengannya yang besar, kekar,dan berotot itu mem-buat aku ingin sekali memeluk dan menciuminya.Aku juga ingin merasakan hunjaman hajaran cemeti yang dilecutkan dengan KERAS[!] yang oleh tangan dan lengan itu ke tubuhku yang telanjang bulat! Agh!Aku yakin,pasti nikmat!Nyawaku akan serasa moksa ke Nirwana dan roh-ku akan naik mencapai tingkat kesunyataan mulia menjadi Sang Boddisatawa.Sadhu! Sadhu! Sadhu!
Warner orangnya simpatik, enak diajak ngobrol dan humoristis. Karena itu aku jadi makin terpikat saja padanya. Kami pun janjian akan ketemu lagi dan akan saling kontak-kontakan melalui telepon atau HP. Kami saling tukar nomor telepon dan HP.
Ketika aku berada dekat-dekat dengan Warner, aku tidak mencium bau-badan yang tak sedap yang acap -kali aku rasakan jika aku sedang berada dekat-dekat dengan penduduk asli Kepulauan Pasifik.Tapi untuk Warner, justru, yang tercium olehku adalah bau-harum parfum dan deodorannya. Aku jadi ingat iklan-iklan deodoran Axe yang digambarkan membuat wanita mengejar dan ingin mendekati lelaki yang memakai deodoran Axe itu. Bau harum dari tubuh Warner juga membuat aku betah dekat-dekat dengan dia [walaupun tentu saja aku bukan perempuan]. Ta’i!
Dengan berjalannya waktu, hubunganku makin dekat dengan Warner.Tetapi aku tidak pernah tanya atau ingin tahu apa posisi Warner di pasukannya. Apa- kah dia perwira [officer] atau hanya sergeant [sersan] atau hanya private[prajurit].Tetapi apa peduliku? Yang menjadi cita-citaku dan harapan-ku adalah adalah agar aku bisa menikmati tubuh, kontol, dan pejuhnya!Seandainya Warner hanya juru -masak atau pelayan pun bukan halangan bagiku!
Agak mudah bagiku untuk bisa sering-sering ketemu dengan Warner karena dia punya jadwal kerja yang teratur. Sebagai militer-pun tidak ada hambatan bagi Warner untuk bergaul erat dengan aku,karena aku Warga Negara Australia.
LIBURAN BARENG
Karena aku tinggal di hotel di Dili dan Warner tinggal di camp militer Tentara Australia maka satu-satunya tempat yang punya privacy untuk aku berdua-duaan saja dengan Warner adalah di kamar hotelku.
Agaknya budaya Cina-Melayu dimana aku dibesarkan dan darah asli Kepulauan Pasifik Warner punya banyak kecocokan.
Pada week ends,jika Warner tidak sedang “on duty” [piket], maka Warner tidur di kamarku di hotel Comoro. Aku suka berada di kamar hotel berdua-duaan saja dengan Warner.
Jika Warner mandi di kamar mandi,dikamar hotelku, dia tak pernah menutup pintu dan dia juga selalu menanggalkan pakaiannya di luar kamar mandi. Sehingga aku bisa leluasa memandangi tubuhnya yang telanjang-bulat dengan semua “perhiasannya” yang indah : kontol, biji-peler, jembut, puting- susu, dan bulu-keteknya! Juga tentunya tubuhnya yang indah, atletis dan berotot.
Pada suatu week end Warner pergi dengan aku ke cafe sampai malam. Pulang dari cafe, Warner main ke kamarku di hotel. Karena dia sudah dapat izin komandannya untuk menginap di luar camp,maka aku mengajaknya agar dia menginap di kamarku saja.
Warner tidak keberatan,maka kami pun tidur bareng bersebelahan di tempat tidur hotel yang muat dua orang itu.Seperti biasa Warner melepaskan pakaian luarnya,begitu juga aku.Kami berdua hanya mengena -kan kancut yang minim. Tapi karena kami berdua sama-sama laki-laki maka aku pun menangglakan kancutku sambil berkata :
“I don’t think we need this cover to sleep”, arti -nya: “Gw pikir kalau mau tidur,kita nggak usah pake penutup”.
“Yes! you’re right!”,artinya:”Ya. Loe betul”,dan sambil berkata begitu Warner mempelorotan kancut minimnya lalu mencampakkan kancutnya di lantai. Kami pun berbaring terlentang telanjang bulat.
Aku memiringkan tubuhku ke arah Warner agar aku bisa memandangi keindahan tubuhnya yang telanjang bulat itu! Merasa dipandangi begitu, Warner yang mulai ngantuk menoleh kearahku sambil tersenyum. Aku suka senyuman Warner yang ramah tapi jantan itu!
Tanpa izin,aku menarik lengannya yang kekar dan aku memeluk lengannya di dadaku yang telanjang. Aku merasa nikmat. Apalagi lengannya yang keras dan ketat itu tersentuh puting susuku yang sudah tegang melenting!Agh! Nikmat! Melihat kelakuanku seperti itu, Warner berkata :
“You like itu. Don’t you?”,artinya “Loe suka itu, ya?”.Aku diam saja.Alih-alih malahan aku menciumi lengannya dan menjilatinya.Rasanya tawar!Tetapi nikmat dan jantan!
Selesai menikmati lengannya aku bangkit, berlutut telanjang bulat,lalu aku menundukkan kepala dan menjilati puting susunya yang tegang melenting keras,jantan,kelaki-lakian dan…..nikmat!AAAAGH!
Akhirnya aku jadi bernafsu!Aku menjilati bagian depan tubuh Warner.Terus kebawah sampai ke jembut -nya.Akhirnya ….kontolnya yang besar aku jilati dan jilati, isap dan isap,dan akhirnya : CROOOOT! CROOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOT! Pejuh Warner keluar juga……….!Aku melanjut-kan main sex dan main cabul sampai puassss! Ta’i!
bujubuneng, pengen nih….
http://artisindonesiakissing.blogspot.com
buat semuanya yg butuh gw, hubungi gw di http://spgsexygirls.blogspot.com
ditunggu yah
pengalaman kaya gitu yg dahsyat…
Anjrit luh lesbong
pengalaman gila, ceritanya g berbobot, tai… sompret gelo lo…
Taek cret. Cok dunia haram koyok blog ku dunia nirwana
dari tegar-cheluz.blogspot.com
dasar homo loe gitu aja napsu hi amit2 deh
kontol………………….g da bgusnya cerita lu